Internalisasi Pendidikan Agama Islam di Tengah Masyarakat Multikultural

  • Haryono Haryono Universitas Negeri Islam Fatmawati Sukarno Bengkulu
Keywords: Islamic religious education, value internalization, multicultural society, tolerance

Abstract

Multicultural society is a social reality characterized by diversity in ethnicity, culture, language, and religion coexisting within the same social environment. This condition requires an educational approach that not only instills religious values but also fosters tolerance, inclusivity, and civility. Islamic Religious Education (IRE) plays a strategic role in addressing these challenges through the internalization of Islamic values in a comprehensive manner. This article aims to examine the concept of internalizing Islamic religious education, the role of IRE in a multicultural context, and the strategies for internalizing Islamic values in social life. This study employs a qualitative library research method by analyzing various relevant sources, including books, scholarly journals, and academic articles. The collected data are analyzed using a descriptive qualitative approach to obtain an in-depth theoretical understanding. The findings indicate that the internalization of Islamic religious education must integrate cognitive, affective, and psychomotor aspects holistically. Islamic religious education developed through contextual approaches, educators’ role modeling, habituation of tolerant attitudes, and open dialogue can effectively shape moderate and inclusive religious perspectives. Therefore, the internalization of Islamic religious education significantly contributes to the formation of individuals who are faithful, possess noble character, and are capable of living harmoniously within a multicultural society.

References

Al-Qaradawi, Yusuf, Islam Dan Toleransi (Mizan, 2001)

An-Nahlawi, Abdurrahman, Prinsip-Prinsip Pendidikan Islam (Diponegoro, 1996)

Azra, Azyumardi, Identitas Dan Krisis Budaya: Membangun Multikulturalisme Indonesia (Logos, 2007)

———, Islam Indonesia: Inklusif, Moderat, Dan Toleran (Mizan, 2017)

———, Islam Indonesia: Inklusif, Moderat, Dan Toleran (Mizan, 2017)

———, Islam Indonesia: Inklusif, Moderat, Dan Toleran (Mizan, 2017)

———, Pendidikan Islam: Tradisi Dan Modernisasi Di Tengah Tantangan Milenium III (Logos, 2002)

Baidhawy, Zakiyuddin, ‘Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural’, Jurnal Pendidikan Islam, 1.2 (2007), pp. 9–11

———, Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural (Erlangga, 2005)

———, Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural (Erlangga, 2005)

———, Pendidikan Agama Islam Untuk Masyarakat Multikultural (Erlangga, 2015)

Banks, James A., An Introduction to Multicultural Education (Pearson Education, 2010)

Bloom, Benjamin S., Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals (Longman, 1976)

Castells, Manuel, The Power of Identity (Blackwell Publishing, 2004)

Daradjat, Zakiah, Ilmu Jiwa Agama (Bulan Bintang, 2011)

Freire, Paulo, Pendidikan Kaum Tertindas (LP3ES, 2011)

Indonesia, Kementerian Agama Republik, Moderasi Beragama (Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, 2019)

Johnson, Elaine B., Contextual Teaching and Learning (Mizan Learning Center, 2010)

Lickona, Thomas, Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility (Bantam Books, 1991)

Liliweri, Alo, Prasangka, Konflik, Dan Komunikasi Antarbudaya (kencana, 2011)

Madjid, Nurcholish, Islam, Doktrin Dan Peradaban (Paramadina, 2008)

———, Islam, Kemodernan, Dan Keindonesiaan (Mizan, 2008)

Mas’ud, Abdurrahman, Menggagas Format Pendidikan Nondikotomik (Gama Media, 2002)

Moleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif (Remaja Rosdakarya, 2019)

Muhaimin, Metodologi Penelitian Pendidikan Islam (RajaGrafindo Persada, 2010)

———, Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam Di Sekolah (Remaja Rosdakarya, 2012)

———, Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam Di Sekolah (Remaja Rosdakarya, 2012)

———, Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam Di Sekolah (Remaja Rosdakarya, 2012)

———, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (RajaGrafindo Persada, 2014)

———, Rekonstruksi Pendidikan Islam: Dari Paradigma Pengembangan, Manajemen Kelembagaan, Kurikulum Hingga Strategi Pembelajaran (RajaGrafindo Persada, 2009)

Mulyasa, Manajemen Pendidikan Karakter (Bumi Aksara, 2014)

———, Pengembangan Dan Implementasi Kurikulum 2013 (Remaja Rosdakarya, 2014)

Nata, Abuddin, Akhlak Tasawuf (RajaGrafindo Persada, 2014)

———, Ilmu Pendidikan Islam (Kencana, 2016)

———, Pendidikan Dalam Perspektif Islam (kencana, 2010)

———, Pendidikan Islam Dalam Perspektif Multikultural (RajaGrafindo Persada, 2014)

———, Perspektif Pendidikan Islam (Kencana, 2013)

Parekh, Bhikhu, Rethinking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory (Macmillan press, 2000)

RI, Departemen Agama, ‘Al-Qur’an Dan Terjemahannya’, in Al-Qur’an (Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2019), p. 256

Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif (Alfabeta, 2018)

Suparlan, Parsudi, Menuju Masyarakat Indonesia Yang Multikultural (Antropologi Indonesia, 2002)

———, Menuju Masyarakat Indonesia Yang Multikultural (Antropologi Indonesia, 2002)

Tilaar, H.A.R., Multikulturalisme: Tantangan-Tantangan Global Masa Depan Dalam Transformasi Pendidikan Nasional (Grasindo, 2004)

———, Multikulturalisme: Tantangan-Tantangan Global Masa Depan Dalam Transformasi Pendidikan Nasional (Grasindo, 2015)

———, Pendidikan, Kebudayaan, Dan Masyarakat Madani Indonesia (Remaja Rosdakarya, 2000)

Ulwan, Abdullah Nashih, Tarbiyatul Aulad Fil Islam (Dar al-Salam, 2006)

‘Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3’

Yaqin, M. Ainul, Pendidikan Multikultural (Pilar Media, 2005)

Zed, Mestika, Metode Penelitian Kepustakaan (Yayasan Obor Indonesia, 2014)

Published
2026-03-27
Section
Articles